Jumat, 21 Maret 2014

Living In Your Eyes Part 1



Inspirations By @HarukaN_JKT48
Hari ini sama seperti Hari-Hari Lainnya ya hidup seperti Orang kost kostan ya Begini Duduk di Taman. Dan hanya bisa memandang keindahan taman ya benar terkadang aku ditemani oleh teman satu jurusan kuliah dan terkadang tidak. Tak seenak jaman sma dulu yang penuh canda dan tawa. Ketika Sedang asyiknya memandangi Taman aku melihat ada seorang wanita yang sedang diganggu Oleh preman kaki 5.
"Hei Kalian Di Pagi seindah ini kalian ingin membuatnya menjadi hancur"
"Hahaha mau jadi pahlawan kesiangan lo?"
"Ini masih pagi Jam 07.00" Tanpa berkata kata si preman kaki5 langsung melayangkan pukulannya. Aku berhasil menghindarinya dan melayangkan pukulanku mengenai perutnya hingga dia terjatuh
"Hahaahha baru saja 1 pukulan kau sudah seperti ini dasar preman kaki 5"
Si preman pun langsung lari terbirit birit.
"Loh cewek tadi kemana ah sudahlah" Lalu ada yang memegang pundakku dari belakang Lalu aku pun menoleh
"Makasih ya udah tolongin aku"
"Sama sama Hati Hati ya Lain kali"
"Iya" Sungguh Tuhan pasti sedang tersenyum kepadaku karena dia sudah mendatangkan wanita cantik "Nama aku Haruka" sambil memberikan tangannya
"Nama aku Fajri" sambil menerima tangannya
"Ehh Haruka kamu kok berani bener maen sendirian disini"
"Dirumah aku gak ada orang papa aku lagi dinas di luar negeri"
"Yaudah biar aku aja yang temenin kamu disini gakpapa kan"
"Emangnya kamu mau nemenin aku disini"
"Ya maulah cowo macam apa yang gak mau Ehh" Haruka pun langsung Tersenyum Benar benar keindahan seorang wanita
"Fajri Kamu di taman ini ngapain"
"Hahaha coba kamu liat disekelilingmu Pemandangan yang benar benar menakjubkan" "Ohh jadi karena itu" Obrolan demi obrolan aku keluarkan bersama Haruka dan tak terasa waktu berlalu dan sudah agak siang "Haruka udah agak siang nih gimana mau aku anterin pulang ga?"
"Rumah aku dideket sini faj"
"Oh yaudah aku pulang ya"
"Hati Hati Ya"
"Iya" Untuk Pertama Kali nya aku bisa kenal dengan wanita Lebih Dekat Dan waktu berlalu dengan sangat cepat aku mengenal Haruka Lebih Dekat dan yang aku bingung ada saja Wanita secantik ini yang hanya ditemani oleh pembantunya. Seperti biasa tidak ada kuliah. aku pergi ketaman lagi hanya untuk menemui haruka dan nampaknya dia sudah duduk di bangku taman
"Halo Haruka apa kabar"
"Aku baik kok kamu gimana jri"
"Aku baik Haruka. Gimana Orangtua kamu udah pulang?"
"Masih belom"
"Loh emangnya sampe kapan?"
"Biasanya aku ditinggal berbulan bulan"
"Kamu gak punya Pacar apa?"
"Nggak. Kenapa kamu mau jadi Pacar aku apa?" Dengan Menatapku
"Hahahaha" Mencubit Pipinya
"Ihh Sakit"
Ya aku tidak mempunyai nyali untuk mengatakannya karena aku selalu gugup ketika dengan perempuan yang termasuk tipe kesukaanku. Tak terasa waktu sangat cepat berlalu hari sudah siang "Ehh Haruka aku pulang ya nanti kalo kuliah aku ada jam kosong lagi aku maen ketaman Lalu Tangan haruka langsung Meraihku "Fajri ayo main kerumahku" dengan mata yang berkaca kaca
"iya deh" aku pun menerima ajakan haruka karena aku tidak bisa melihat wajahnya memohon. Dan sesampainya dirumah haruka. Aku diajak main di kamarnya
"Ehh Haruka liat Bakpao aku ga?"
"Bakpao perasaan kamu tadi kesini gak bawa bakpao deh"
"Itu di Pipi kamu" Sambil mencubit Kedua pipinya
"Ihh kamu ini" Melempar ku dengan Bantal Aku pun Mengelak
"Eits gak kena" sambil menjulurkan lidah Dan Penuh Canda Tawa yang kudapat Eitss Ingat ya aku tidak pernah untuk melakukan yang tidak tidak pada haruka. Yang Namanya Cinta Itu Beda Dan Ini Perasaan Asli "Ehh Haruka jalan jalan yok pakek motor aku"
"Wah ayok aku mau!!!" Diiringi Senyumnya
"Senyum Terus aja deh bagus ngeliatnya"
"Ihh hahahaha" Aku pun ikut tertawa Dan akupun mengajak haruka untuk naik ke sepeda motor ku. Pada saat di Perjalanan kami untuk ke bukit ada Truk Ugal Ugalan yang menabrak kami dari belakang Kamipun masuk ke rumah sakit. Setelah Aku Sadar Dokterpun langsung menemuiku. Dokter Mengatakan Bahwa Kedua mata Haruka Telah Buta Dan hidupku tinggal 3 Hari lagi jika tidak ada pendonor darah. Apakah Cinta Akan Berakhir Tragis? Dan aku merasakan 2 bulan seperti 2 hari Rasanya seperti Baru Kemarin aku kenal dengan Haruka. Aku Sudah membulatkan tekadku untuk mendonor kedua mataku untuk Haruka "Dok biarkan kedua mata saya yang jadi donor untuk Haruka"
"Apakah anda yakin dengan keputusan anda"
"Ya Saya yakin dan Berilah Surat ini untuk Haruka jika dia sudah bisa melihat"
"Ya Baiklah"
setelah berbulan bulan Haruka pun Akhirnya Sembuh dan dia sudah bisa melihat lagi
"Siapa yang mendonorkan mata ini dok siapa orangnya"
"Dia adalah Fajri"
"Apa!" haruka pun langsung menangis
"Ini ada surat untukmu dari Fajri" Lalu Haruka Langsung Membacanya.
Halo Haruka sekarang kamu sudah bisa liat lagi kan sekarang. nah Lihatlah Pemandangan indah lagi Haruka Kamu Jangan Sedih ya! Aku Masih Hidup Kok. Dan aku akan mengatakan perasaanku padamu Aku Mencintaimu Selamanya Dan Ingat! Aku Akan Selalu Hidup Di Matamu.
Haruka pun langsung menangis kencang Lalu Bagaimana Denganku Aku Tidak Mati aku Hanya Menjauh Dari Kehidupan Haruka. Sangatlah aneh jika aku meninggalkan Haruka dengan sangat Cepat sedangkan aku Buta! Dan sebenarnya Donor Mata itu dilakukan oleh Pendonor yang sekarat dan ya itulah sang pengemudi Truk yang menabrak kami Dan aku mendapatkan donor darah. Aku Mengatakan ke Dokter Seakan Akan akulah yang mendonorkannya,membuat cerita bahwa aku sudah mati dan aku melakukannya Karena aku tidak mau Haruka Terluka lagi olehku dan itu semua karena ayah Haruka.
Seperti Angin Kita Tidak Akan Bertemu Angin Yang Sama Untuk Kedua Kalinya. Jika dia jodohku mungkin kami akan dipertemukan lagi oleh Tuhan
I'm Still Alive But I Always Living In Your Eyes